Pembakaran sampah merupakan masalah harian yang lebih besar bagi sebagian besar keluarga. Jauh dari jalur wisata utama, pengangkutan sampah kota belum merata, sehingga banyak rumah tangga, warung, dan bahkan beberapa vila membakar sampah mereka, termasuk plastik, di pekarangan atau lahan kosong terdekat. Hal ini biasanya terjadi pada sore atau malam hari, saat asap mulai tercium melintasi lingkungan sekitar, terutama di kantong-kantong pemukiman Canggu, Ubud, dan pinggiran area persawahan. Ini lebih terasa pada musim kemarau, sekitar April hingga Oktober, ketika tidak ada hujan yang membersihkannya.
Selain itu, ada polusi lalu lintas biasa, yang paling parah di titik-titik macet seperti pusat Denpasar, Kuta, dan Seminyak pada jam-jam sibuk. Pada rentang waktu tertentu di musim kemarau, kabut asap juga dapat menyelimuti pulau akibat pembakaran regional dari wilayah yang lebih jauh. Semua ini bukan hanya terjadi di Bali, tetapi anak-anak lebih sensitif terhadap polusi dibanding orang dewasa: laju napas mereka lebih cepat dibanding ukuran tubuhnya, saluran napas lebih sempit, dan paru-paru mereka masih berkembang. Jika anak Anda memiliki riwayat asma, eksim, atau sensitivitas lain, ada baiknya sedikit lebih berhati-hati di sini dibandingkan saat di rumah.
Sebagian besar keluarga ekspat menyiasatinya dengan membentuk kebiasaan daripada menghindari Bali sama sekali. Perhatikan lingkungan sekitar properti sewa sebelum menandatangani kontrak: rumah yang berada tepat di belakang lahan pembakaran terbuka atau di tepi jalan raya yang ramai akan lebih tercium asapnya dibanding rumah yang menjorok ke dalam dengan naungan pepohonan. Tutup jendela dan nyalakan kipas angin atau air purifier di malam hari jika asap masuk, periksa aplikasi kualitas udara gratis pada hari yang terlihat berkabut sebelum beraktivitas lama di luar ruangan, dan segera periksakan batuk atau mengi yang tak kunjung sembuh ke dokter anak alih-alih menganggapnya hanya flu biasa. Sebagian besar anak dapat beradaptasi dengan baik, tetapi ini adalah faktor nyata yang perlu diantisipasi, bukan diabaikan.
Have a follow-up about your own situation?
Ask the Knowmads family guide