Lompat ke konten

Canggu

Canggu adalah kawasan pesisir barat yang paling pertama dituju sebagian besar keluarga: pantai selancar berpasir hitam, deretan kafe dan coworking space yang sangat padat, serta gang-gang sempit yang menampung jauh lebih banyak motor dari kapasitas aslinya.

Daya tarik bagi orang tua adalah hampir semuanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki atau naik motor dalam radius beberapa kilometer, dan hampir setiap kafe telah disesuaikan untuk pengunjung yang membawa balita. Kursi tinggi bayi, tempat duduk teduh, serta area rumput atau tempat main pasir adalah hal biasa, dan banyaknya keluarga asing membuat anak berusia empat tahun yang baru tiba bisa menemukan teman bermain dalam seminggu.

Kekurangannya adalah kemacetan. Canggu berkembang lebih cepat daripada jaringan jalannya, dan jalan pintas antara Batu Bolong, Berawa, dan Pererenan bisa merayap sekecepatan orang berjalan kaki di sore hari. Keluarga yang tinggal lama cenderung memilih tempat tinggal yang dekat dari sekolah, pantai, atau supermarket yang paling sering mereka gunakan, daripada berasumsi akan melintasi area ini setiap hari.

Pantai-pantai di sini menghadap laut lepas dengan ombak besar dan arus kuat, menjadikannya sangat bagus untuk les bersama instruktur tetapi kurang aman untuk anak kecil yang bermain air tanpa pengawasan. Sebagian besar keluarga dengan anak di bawah lima tahun memakai kolam renang untuk berenang dan menjadikan pantai sekadar tempat menikmati matahari terbenam dan bermain pasir. Sekolah selancar di sini terbiasa mengajar pemula yang gugup dan anak-anak mulai usia lima atau enam tahun.

Canggu bersama anak

Tanya Knowmads tentang area ini