Amed
Amed adalah deretan desa nelayan di pesisir timur laut yang kering: teluk pasir hitam, air tenang dan jernih, serta lokasi snorkeling paling mudah diakses di Bali.
Air lautnya adalah alasan utama berkunjung. Pesisir di sini menghadap Selat Lombok yang terlindung, bukan laut lepas, sehingga teluknya tenang dan jernih. Terumbu karang dimulai dekat dari pantai, jadi anak yang bisa snorkeling tidak perlu perahu. Bagi keluarga dengan anak yang cukup umur memakai masker snorkeling, ini salah satu pengalaman terbaik di Bali.
Kawasannya juga kering, panas, dan gersang dibanding wilayah selatan yang hijau — ini adalah daerah bayangan hujan Gunung Agung, dan lanskapnya memperlihatkannya. Pantai di sebagian besar teluk berpasir vulkanik hitam dan berbatu, bukan halus, sehingga sepatu air sangat membantu.
Perjalanan ke Amed dari bandara dan wilayah selatan cukup jauh melalui jalan pesisir berliku, sehingga lebih cocok untuk menginap beberapa malam daripada perjalanan sehari. Akomodasinya berskala kecil dan berorientasi penyelaman, dengan sedikit fasilitas untuk anak kecil. Tempat ini jauh lebih cocok untuk keluarga dengan anak usia sekolah yang bisa snorkeling dibanding keluarga yang membawa bayi.
