Demam berdarah (DBD) adalah yang paling perlu diwaspadai secara serius. Penyakit ini disebarkan oleh nyamuk Aedes, yang menggigit terutama pada siang hari, khususnya pagi dan sore menjelang malam, berbeda dengan perkiraan banyak orang tentang nyamuk yang aktif di malam hari. Nyamuk ini berkembang biak di genangan air dalam jumlah kecil: tatakan pot tanaman, ember, talang air, penutup kolam yang tidak terpakai, bahkan tutup botol, sehingga mereka berkembang biak di sekitar rumah dan vila, bukan hanya di sawah atau hutan. Kasus terjadi sepanjang tahun di Bali tetapi cenderung meningkat selama dan tepat setelah musim hujan, kira-kira Oktober hingga Maret. Gejalanya meliputi demam tinggi mendadak, sakit kepala parah (sering kali di belakang mata), nyeri sendi dan otot, mual, serta terkadang ruam. Anak-anak bisa terkena lebih dari sekali, dan infeksi kedua terkadang dapat berdampak lebih parah daripada yang pertama.
Chikungunya berasal dari nyamuk siang hari yang sama dan menyebabkan demam serupa, tetapi dikenal dengan nyeri sendi yang dapat bertahan selama berminggu-minggu. Zika juga ada di Indonesia; kebanyakan orang, termasuk anak-anak, mengalami gejala ringan atau tanpa gejala, tetapi hal ini lebih perlu diperhatikan jika ada anggota keluarga yang sedang hamil, karena berkaitan dengan risiko serius bagi janin. Malaria umumnya dianggap berisiko rendah di Bali itu sendiri, sebagian besar perjalanan keluarga ke sini tidak memerlukan obat antimalaria, tetapi menjadi lebih relevan jika Anda berpindah pulau ke bagian timur Indonesia seperti Flores, Sumba, atau Papua, di mana risikonya lebih tinggi.
Untuk pencegahan, pakaikan losion antinyamuk pada anak-anak (oleskan pada kulit yang terbuka, oleskan kembali setelah berenang atau berkeringat) di siang hari, kenakan baju lengan panjang dan celana panjang berbahan ringan saat fajar dan senja, gunakan AC atau ruangan berlayar kawat kasa serta kelambu di atas ranjang bayi, dan buang genangan air di sekitar akomodasi Anda setiap minggu. Tidak ada obat khusus untuk menyembuhkan virus-virus ini; penanganannya berfokus pada istirahat, asupan cairan, dan meredakan gejala. Jika ada anggota keluarga yang mengalami demam tinggi, terutama disertai ruam, sakit kepala parah, nyeri sendi, atau terlihat sangat tidak sehat, jangan menunda, temui dokter atau klinik di Bali pada hari yang sama untuk pemeriksaan menyeluruh dan, jika diperlukan, tes demam berdarah.
This is general information, not medical advice. For anything specific to your child, please consult a doctor or a travel-health clinic.
Have a follow-up about your own situation?
Ask the Knowmads family guide