Sebagian besar kasus Bali Belly berasal dari air atau makanan yang terkontaminasi, bukan karena nasib buruk. Berikan anak air kemasan atau air matang untuk minum dan membuat susu formula, serta gunakan juga untuk menyikat gigi, karena keamanan air keran untuk anak di Bali merupakan masalah nyata di sebagian besar area di luar sistem penyaringan besar. Hindari es batu kecuali Anda tahu es tersebut dibuat dari air kemasan atau air yang dimurnikan. Cuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah dari kamar mandi, serta bilas bersih atau kupas buah dan sayuran. Banyak tempat ramah keluarga, termasuk beberapa restoran dengan taman bermain anak di Bali, mengolah makanan dengan hati-hati, tetapi buah potong segar yang dibiarkan terbuka atau hidangan prasmanan suam-suam kuku sebaiknya dihindari.
Jika anak Anda jatuh sakit, risiko utamanya adalah dehidrasi, bukan kuman itu sendiri. Berikan sedikit demi sedikit larutan oralit yang dicampur dengan air bersih secara berkala—yang dijual di sebagian besar apotek di sini—daripada tegukan besar yang dapat memicu muntah lebih lanjut. Bayi harus tetap menyusu atau minum susu formula seperti biasa. Setelah anak dapat menerima cairan, berikan kembali makanan hambar seperti nasi, pisang, dan roti panggang, serta hindari produk susu dan minuman manis selama beberapa hari, begitu pula makanan yang digoreng atau berminyak. Perhatikan tanda-tanda bibir kering, tidak ada air mata saat menangis, ubun-ubun cekung pada bayi, atau frekuensi buang air kecil yang berkurang drastis.
Segera temui dokter atau kunjungi klinik jika anak mengalami demam tinggi, terdapat darah atau lendir pada tinja, muntah berulang yang tidak kunjung berhenti, atau diare yang berlangsung lebih dari dua atau tiga hari. Bayi di bawah dua belas bulan dan balita mengalami dehidrasi lebih cepat daripada orang dewasa, jadi jangan menunggu di rumah jika mereka tampak mengantuk atau luar biasa pendiam. Sebagian besar klinik keluarga di pulau ini sudah terbiasa menangani Bali Belly pada anak dan dapat memeriksa parasit atau infeksi bakteri dengan tes feses sederhana.
This is general information, not medical advice. For anything specific to your child, please consult a doctor or a travel-health clinic.
Have a follow-up about your own situation?
Ask the Knowmads family guide