Keluarga yang berhasil menjalankannya membagi hari ke dalam beberapa blok waktu. Mencoba mengajar dan bekerja di saat yang bersamaan jarang berjalan lancar. Pola yang umum adalah memulai lebih awal: menyelesaikan panggilan video sebelum seisi rumah bangun, lalu bergantian menggunakan layar untuk pelajaran terbimbing setelah anak-anak bangun, dengan membaca mandiri atau buku kerja daring mengisi sisa pagi hari. Banyak orang tua memilih kurikulum homeschooling yang portabel dan terakreditasi, karena program dengan struktur yang jelas membutuhkan lebih sedikit waktu mengajar langsung dibandingkan menyusun materi pelajaran dari awal.
Internet di Bali umumnya cukup stabil untuk panggilan video dan pelajaran berbasis cloud, tetapi bisa terputus tiba-tiba saat hujan deras atau saat kabel lokal terputus. Anggap rencana cadangan sebagai hal yang biasa, bukan pengecualian langka. Banyak orang tua yang bekerja jarak jauh menyiapkan kartu SIM kedua dengan kuota data seluler dan memilih vila atau co-working space dengan generator, karena pemadaman listrik lebih sering terjadi daripada masalah koneksi. Sebelum memilih kawasan tempat tinggal, ada baiknya membaca tentang kondisi internet sebenarnya bagi orang tua yang bekerja jarak jauh di Bali, karena cakupan fiber optik sangat bervariasi antarwilayah.
Bantuan terbesar biasanya datang dari keluarga lain, bukan dari manajemen waktu yang lebih baik. Bergabung dengan kelompok atau co-op homeschooling memberi anak waktu bersama teman sebaya dan kelas mata pelajaran yang tidak perlu Anda ajarkan sendiri, sekaligus memberi Anda beberapa jam kerja tanpa gangguan saat orang tua lain memimpin sesi. Beberapa keluarga bergantian menjadi tuan rumah atau membagi mata pelajaran berdasarkan keahlian, yang mengubah homeschooling mandiri menjadi sesuatu yang mirip sekolah bersama. Struktur tersebut paling terasa manfaatnya di sore hari saat tenggat kerja dan jadwal belajar tiba di waktu yang bersamaan.
Have a follow-up about your own situation?
Ask the Knowmads family guide