Festival ini berlangsung di lapangan terbuka Padang Galak dekat Sanur, biasanya tersebar di beberapa akhir pekan dari Juli hingga Agustus. Tim-tim desa menerbangkan layang-layang raksasa berbentuk naga dan ikan, beberapa lebih panjang dari bus. Butuh belasan orang atau lebih untuk menerbangkan satu layang-layang, dan pengeras suara mengumumkan tiap tim saat layang-layang mereka naik. Suasananya lebih mirip perlombaan warga setempat daripada pertunjukan rapi. Lapangannya berdebu dan terbuka hampir tanpa peneduh, sehingga terik matahari adalah tantangan nyata bagi anak-anak, bukan layang-layangnya.
Menuju ke lokasi perlu perencanaan: lokasinya di dekat By Pass Sanur, lalu lintas padat pada hari festival, dan parkirnya tidak resmi. Memutuskan sebelumnya apakah Anda memerlukan mobil atau cukup naik motor bersama anak akan mengurangi stres di gerbang. Penerbangan layang-layang bergantung pada angin, sehingga jeda waktu tanpa aktivitas bisa cukup lama. Siapkan tabir surya dan banyak air minum daripada mengandalkan peneduh di lokasi. Warung di dekat pintu masuk menjual makanan ringan dan minuman, tetapi tempat duduk sangat terbatas, sehingga kunjungan dua hingga tiga jam jauh lebih baik bagi sebagian besar keluarga daripada seharian penuh.
Balita dan anak-anak yang mudah lelah di cuaca panas biasanya lebih kesulitan di sini daripada yang terlihat di foto, sedangkan anak-anak yang lebih besar yang menyukai mekanika atau kerja tim cenderung menikmatinya. Keluarga yang menginginkan atraksi serupa dengan suasana lebih teduh dan keramaian yang lebih terkendali sering kali memilih Nuanu Kite Festival. Membaca perbandingan kedua festival ini untuk keluarga sangat berguna sebelum memutuskan. Jauhkan anak-anak dari area peluncuran: rangka bambu dan tali penarik memiliki beban tarikan berat begitu layang-layang besar tertiup angin, dan kru membutuhkan ruang untuk bergerak.
Have a follow-up about your own situation?
Ask the Knowmads family guide