Kuta
Kuta adalah pusat wisata awal Bali dan masih yang tersibuk: area pantai terdekat dari bandara, teluk berpasir luas dengan ombak pemula, serta tingkat kebisingan dan keramaian yang membelah pendapat keluarga secara tajam.
Keunggulan praktisnya nyata. Lokasinya hanya beberapa menit dari bandara, menjadikannya pilihan masuk akal untuk malam pertama atau terakhir bersama anak-anak yang lelah, bukan tempat menginap selama dua minggu. Pantainya panjang, berpasir, dan landai, serta padatnya sekolah selancar membuat kelas pemula mudah diatur secara mendadak.
Kekurangannya pun sama nyatanya. Kuta memiliki konsentrasi kehidupan malam, pedagang kaki lima, dan lalu lintas terpadat di Bali, dan jalan utamanya tidak nyaman untuk kereta bayi. Keluarga yang menginginkan pantai tanpa keramaian itu biasanya menginap di Legian atau Seminyak tepat di utara dan berkendara ke sana untuk les selancar.
Bagi anak-anak yang lebih besar, mal, taman air, dan ombak pemula di area ini menjadikannya menyenangkan untuk satu atau dua hari. Bagi anak di bawah lima tahun, tempat ini lebih banyak menimbulkan kerepotan. Pola paling umum di antara keluarga yang paham Bali adalah memanfaatkan Kuta secara sengaja dan singkat, lalu menginap di tempat lain.

