Fotonya memang nyata, hanya saja sudut pandangnya terbatas. Bali memang memiliki sawah terasering, cuaca hangat sepanjang tahun, dan ritme harian yang lebih santai dibanding kebanyakan kota Barat, dan banyak keluarga sangat menikmati membesarkan anak di sini. Namun vila, beach club, dan ruang kerja bersama yang tampil di linimasa hanyalah gelembung kecil ekspatriat di beberapa area tertentu. Sebagian besar pulau ini sama sekali tidak seperti itu: desa-desa sederhana, sawah produktif, dan kehidupan sehari-hari yang berjalan dengan ritme serta infrastruktur lokal Bali, bukan pencahayaan media sosial.
Hal-hal yang tidak muncul di reel justru yang paling penting bagi keluarga. Layanan kesehatan anak di luar Denpasar dan kawasan utama cukup terbatas, sehingga rencana medis yang matang (asuransi, klinik rujukan, jalur evakuasi ke Singapura atau negara asal untuk kondisi darurat) jauh lebih penting daripada di negara asal. Kualitas udara menurun saat musim kemarau ketika petani membakar lahan, hal penting yang perlu diketahui jika anak memiliki asma. Jalanan minim fasilitas untuk pejalan kaki atau kursi pengaman anak, dan lalu lintas di area ramai bisa sangat padat, sehingga keluarga biasanya menyesuaikan cara bepergian alih-alih mengharapkan trotoar dan penyeberangan jalan.
Bukan berarti Bali tidak layak ditinggali. Pemasaran di internet hanya mengabaikan urusan logistik. Visa perlu diperpanjang sesuai jadwal, pilihan sekolah bervariasi mulai dari kampus internasional besar hingga komunitas belajar kecil, serta layanan kesehatan, asuransi, dan tempat sekolah harus dipastikan sebelum terbang, bukan setelah mendarat. Orang tua yang bertanya langsung ke keluarga yang sudah menetap, bergabung dengan grup orang tua lokal, dan mengunjungi kawasan sekitar sebelum menandatangani kontrak sewa cenderung lebih cepat beradaptasi dibanding mereka yang pindah hanya bermodal konten media sosial. Keluarga yang bertahan dalam jangka panjang biasanya adalah mereka yang telah menyiapkan dokter anak, sekolah, dan rencana visa sebelum hal lainnya.
Have a follow-up about your own situation?
Ask the Knowmads family guide