Lovina dan wilayah Bali Utara lainnya tidak memiliki jadwal festival yang padat seperti di sekitar Ubud atau Canggu. Satu-satunya acara terorganisasi yang paling sering didengar keluarga adalah Buleleng Festival, yang diadakan di Singaraja hampir setiap tahun untuk memperingati hari jadi kabupaten. Festival ini berlangsung selama beberapa hari dan mencakup pawai keliling kota, stan makanan lokal, pameran kerajinan, serta pentas seni, dengan banyak tontonan untuk anak-anak meski rangkaian acara malam hari mungkin agak larut bagi si kecil.
Perayaan yang paling menyita perhatian keluarga adalah Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus. Desa-desa di seluruh Buleleng merayakannya dengan aneka lomba dan permainan rakyat, mulai dari tarik tambang hingga panjat pinang, yang biasanya diadakan langsung di jalanan atau lapangan bola setempat. Ini adalah acara komunitas warga, bukan atraksi wisata, tetapi keluarga wisatawan hampir selalu disambut hangat untuk menonton atau ikut serta, dan anak-anak biasanya tetap menikmati suasananya tanpa terhalang kendala bahasa.
Tanyakan kepada pengelola homestay atau pemilik penginapan Anda mengenai acara lokal yang sedang berlangsung, karena papan pengumuman desa dan kabar dari mulut ke mulut masih menjadi sarana utama penyebaran informasi di sini; Bali Utara minim daftar agenda acara berbahasa Inggris. Di luar Buleleng Festival dan Hari Kemerdekaan, keluarga di Lovina sebagian besar mengisi liburan mereka di sekitar pantai dan tur perahu melihat lumba-lumba di pagi hari, yang beroperasi sepanjang tahun tanpa terikat kalender festival.
Have a follow-up about your own situation?
Ask the Knowmads family guide